Tahap-Tahap Awal Perkembangan Bayi Usia 0-3 Bulan

Memiliki seorang momongan, terlebih untuk pasangan yang sudah menunggu cukup lama adalah sebuah impian yang menjadi kenyataan. Segalanya terasa begitu ajaib. Menyaksikan sosok mungil yang bergerak-gerak lucu terkadang membuat kita merasa takjub bahwa bayi itu adalah buah hati kita.

Akan tetapi, pastikan bahwa ketakjuban dan kebahagiaan Anda tidak menghalangi pikiran Anda untuk tetap memantau perkembangan sang buah hati. Masa 3 bulan pertama kehidupannya adalah masa krusial dalam fase perkembangan bayi.

Anda harus selalu memantau perkembangan bayi dan pastikan semuanya normal. Perkembangan apa saja yang terjadi pada usia 0-3 bulan?

  1. Pada usia 1 bulan, bayi akan belajar banyak hal. Gerakannya masih berupa gerakan refleks seperti membuka mulut. Bayi akan belajar mencari puting susu ibunya. Jika Anda ingin mengetes bayi ini, cobalah menyentuh pipinya. Bayi dalam usia 1 bulan akan secara refleks menggerakkan kepalanya ke arah sentuhan tersebut. Pada periode awal usia 0-3 bulan ini, bayi juga akan belajar menghisap dan menelan, terutama menghisap dan menelan ASI dari sang ibu. Pada usia ini, bayi belum bisa melihat secara sempurna. Pandangannya masih terbatas pada pengenalan cahaya terang. Mata akan diarahkan pada objek yang lebih terang seperti jendela di siang hari. Apakah bayi usia ini sudah bisa tersenyum? Anda akan tertawa riang menyaksikan senyum pertama bayi Anda di usia ini.
  2. Memasuki sepertiga kedua periode usia 0-3 bulan, bayi mulai memiliki kemampuan untuk miring ke kanan dan kekiri. Kemampuan membedakan muka, baik ibunda maupun ayahnya dimulai di usia ini. Mata bayi mula bisa mengikuti rangsangan gerakan yang ada di dekat matanya. Tangan bayi mulai memiliki kemampuan untuk memegang. Anda bisa mencoba mendekatkan jari ke mulutnya. Si kecil akan memegang jari Anda selama beberapa detik dan mencoba menghisap jari itu.
  3. Memasuki bulan ketiga, pertumbuhan bayi makin terlihat signifikan. Bayi Anda sudah mampu mengangkat kepalanya sendiri. Posisi tidurnya juga sudah makin bervariasi seiring dengan berkembangnya kemampuan untuk tengkurap. Tangan-tangan mungilnya sudah mulai mampu berkoordinasi untuk memegang sesuatu secara bersamaan. Pada fase ini, pandangan bayi mulai berfungsi dengan baik. Si kecil akan mulai mengedarkan pandangannya, seolah ingin mengetahui segala sesuatu yang ada di sekelilingnya. Tak hanya mata, telinga buah hati Anda juga mulai berkembang ke arah sempurna. Ketika Anda coba memperdengarkan musik atau membuat suara, si kecil akan mendengar dan menoleh ke arah Anda. Hal paling menarik adalah perkembangan emosinya. Pada usia ini, bayi akan mulai bisa menangis ketika merasakan orang yang ada di dekatnya meninggalkannya walau sejenak.

Mengamati pertumbuhan bayi sendiri tentu sangat menarik. Penting untuk orang tua baru agar dapat memahami setiap fase pertumbuhan bayi mereka. Pemantauan pada pertumbuhan bayi akan membuat perkembangan bayi selalu terkontrol dengan baik.

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply

Powered by anakbahagia.com