Tahap-Tahap Perkembangan Bayi Usia 4-6 Bulan

Tak terasa kini buah hati telah menginjak usia 4 bulan, tentu bayi memiliki perkembangan yang signifikan. Berat badannya pun telah mencapai angka 6 kg. Perkembangan bayi usia 4-6 bulan biasanya diawali dengan kemampuan bayi di tempat tidur. Bisa jadi ibu akan terkaget-kaget melihat bayi telah mampu berguling mebalikkan tubuhnya sendiri tanpa bantuan.

Kemudian saat tertelungkup di kasur, bayi akan menggunakan kedua tangannya untuk menopang tubuhnya seolah-olah ia akan merangkak. Ini menunjukkan bahwa bayi mulai belajar merangkak. Selain itu, pada usia ini bayi telah mampu untuk belajar duduk. Meskipun harus di topang pada bagian punggung, kemampuan duduk tadi ditunjukkan dengan tegaknya kepala dan dada bayi saat duduk di pangkuan ibu.

Ada tips mudah membuat bayi betah belajar duduk, yaitu memberikan sesuatu yang dapat dimainkan oleh tangannya saat ia belajar duduk. Dengan demikian diharapkan otot tubuh bayi akan terlatih untuk lebih kuat dan mandiri saat duduk. Dan dalam 2 atau 3 bulan berikutnya ia akan mampu untuk duduk secara mandiri tanpa bantuan orang lain.

Memasuki usia 4 bulan bayi telah dapat mengeluarkan suara-suara yang lebih variatif, meskipun belum memiliki makna. Dalam keadaan aman dan nyaman, bayi akan banyak berceloteh dan senang menikmati suaranya sendiri. Suara tawa bayi juga mulai sering terdengar pada usia ini, terutama saaat ibu menggelitik bagian kaki atau perutnya.

Kemudian, perkembangan bayi memasuki usia 5 bulan terlihat dari kemampuan bayi mengenali dirinya sendiri. Bayi akan menoleh untuk mengikuti arah sumber suara saat seseorang memanggil namanya. Ia juga telah mampu membedakan antara orang yang ia kenal dengan orang lain yang tak ia kenali.

Pada usia 4-6 bulan bayi juga mulai banyak mengeksplorasi segala sesuatu dengan tangan dan mulut. cengkeraman tangan bayi semakin kuat dibanding sebelumnya, ini menunjukkan bahwa otot bayi berkembang dengan baik. Benda apa pun akan dapat dimainkan oleh tangan bayi dan kemudian ia akan mencoba memasukkannya ke dalam mulut.

Makanan padat dapat mulai dikenalkan pada bayi berusia 6 bulan. Karena pada usia ini pertumbuhan bayi pada organ mulut dan pencernaan semakin meningkat. Organ mulut bayi tak hanya mampu untuk menghisap saja, tetapi telah berkembang untuk dapat mengecap dan mengunyah makanan. Selain melengkapi kebutuhan nutrisinya, makanan padat juga membantu pertumbuhan organ mulut bayi semakin baik, karena akan merangsang bayi mengenali beragam rasa, bau dan tekstur. Secara jangka panjang, ini juga akan merangsang perkembangan bayi menjadi lebih mudah untuk belajar berbicara kelak.

Pada usia 6 bulan pertumbuhan bayi yang tercukupi nutrisinya ditunjukkan dengan semakin kuatnya otot-otot kasar maupun halus, serta dengan mulai tumbuhnya gigi susu. Pada umumnya gigi susu yang pertama kali erupsi adalah gigi seri tengah bagian bawah, terlihat dengan munculnya sedikit mahkota atau ujung gigi dari dalam gusi. Pertumbuhan gigi ini kemudian akan diikuti dengan oleh gigi lain di kiri, kanan dan atas, hingga genap berjumlah 6 buah saat bayi berusia sekitar 1 tahun kelak.

Karena pertumbuhan gigi terkadang menimbulkan rasa gatal bagi bayi 6 bulan, bisa jadi bayi sering menggigit puting payudara ibu saat meminum ASI. Ibu dapat membantu bayi mengurangi rasa gatal ini dengan memberikan biskuit yang sedikit keras namun dapat lumer jika terkena ludah bayi.

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply

Powered by anakbahagia.com